Dalam masyarakat saat ini, standar kecantikan telah lama ditentukan oleh media, industri fesyen, dan budaya populer. Selama bertahun-tahun, standar-standar ini tidak dapat dicapai oleh kebanyakan orang, sehingga menyebabkan perasaan tidak mampu dan rendah diri. Namun, dengan maraknya platform media sosial seperti Instagram, terjadi pergeseran cara kita memandang kecantikan.
Salah satu akun Instagram yang memimpin dalam mendefinisikan ulang standar kecantikan adalah Habibi88. Dengan lebih dari 1 juta pengikut, Habibi88 menggunakan platform mereka untuk menampilkan beragam kecantikan yang biasanya tidak terlihat di media arus utama. Dari menampilkan individu dengan tipe tubuh, warna kulit, dan latar belakang berbeda, Habibi88 menantang gagasan tradisional tentang kecantikan dan merayakan individualitas.
Salah satu cara Habibi88 mendefinisikan ulang standar kecantikan adalah dengan mempromosikan cinta diri dan kepositifan tubuh. Melalui postingannya, mereka mendorong pengikutnya untuk merangkul tubuhnya dan merayakan keunikannya. Dengan menampilkan individu dari segala bentuk dan ukuran, Habibi88 menunjukkan bahwa kecantikan datang dalam segala bentuk dan harus dirayakan.
Selain itu, Habibi88 juga meruntuhkan hambatan dalam hal keterwakilan. Dengan menampilkan individu-individu dari latar belakang budaya dan etnis yang berbeda, mereka menampilkan keindahan keberagaman dan menantang gagasan bahwa kecantikan dibatasi pada standar tertentu. Inklusivitas ini tidak hanya memberdayakan para pengikutnya tetapi juga memberikan pesan yang kuat tentang pentingnya keterwakilan di media.
Secara keseluruhan, Habibi88 tidak hanya mendefinisikan ulang standar kecantikan di Instagram tetapi juga mempromosikan pesan penerimaan, cinta diri, dan keberagaman. Dengan menampilkan banyak orang dan merayakan kecantikan unik mereka, mereka mengirimkan pesan yang kuat bahwa kecantikan bukanlah sesuatu yang bisa dimiliki semua orang. Di dunia yang standar kecantikannya sempit dan eksklusif, Habibi88 memimpin dalam menciptakan ruang yang lebih inklusif dan memberdayakan semua orang.
